MENJADI SISWA YANG BERKARAKTER

    

    Sekolah merupakan salah satu tempat di mana seseorang dapat memahami dan mengontrol diri dengan baik. Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter kepribadian siswa. Nah dari pernyataan tersebut pasti muncul banyak pertanyaan, seperti apa siswa yang berkarakter itu? Mengapa pendidikan karakter perlu diterapkan? Oleh siapa pendidikan karakter itu harus dibentuk ?

    Siswa merupakan istilah peserta didik yang sedang menempuh pendidikan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas dalam dirinya. Siswa merupakan generasi penerus bangsa yang kelak akan menjadi pemimpin selanjutnya. Oleh karena itu, generasi penerus bangsa yang baik adalah generasi penerus bangsa yang berkarakter. Karakter yang melekat pada siswa dapat dipengaruhi oleh interaksi antar siswa satu dengan yang lainnya, siswa dengan guru, maupun siswa dengan lingkungan sekolahnya.

    Guru merupakan pekerjaan yang sangat mulia, guru memiliki peran penting sebagai fasilitator dalam kemajuan bangsa, karena dengan seorang guru dapat menjadikan generasi penerus bangsa yang berkarakter. Guru harus menjadi contoh baik bagi siswanya dan diharapkan dapat menanamkan sikap-sikap positif serta membentuk karakter kepribadian yang baik dalam diri siswa. Oleh karena itu, guru merupakan role model bagi siswanya, seperti kepanjangan dari kata guru tersebut yaitu 'digugu dan ditiru.'

    Karakter merupakan faktor penting dalam diri seseorang yang mempengaruhi caranya untuk bersikap terhadap sesuatu. Karakter perlu dibentuk dalam diri sejak usia dini karena karakter adalah proses pendidikan yang ditujukan untuk membangun, melatih, meningkatkan, dan memperkuat kepribadian siswa secara mental dan moral, sehingga menciptakan siswa yang bermoral, berakhlak mulia, dan berbudi seperti luhur.

    Berikut adalah nilai-nilai karakter yang harus ada pada diri siswa diantaranya :

pertama, religiaus merupakan sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianut, toleransi dan hidup rukun terhadap pemeluk agama lain. Proses transportasi nilai-nilai agama ditanamkan pada diri siswa agar siswa dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan-nya. Sehingga hal itu merupakan dasar penanaman akhlak yang membuat siswa memiliki kepribadian dan perilaku yang baik sesuai dengan ajaran agama.

Kedua, beradab merupakan norma atau aturan mengenai sopan santun berdarsakan nilai-nilai budaya dan aturan agama. Adab siswa dalam menuntut ilmu sangat penting dan tinggi kedudukannya dibanding ilmu. Karena siswa yang beradab akan menghormati dan memuliakan gurunya, sehingga ilmu yang guru berikan akan menjadi berkah dan berguna.

Ketiga, bertanggung jawab merupakan kesadaran seseorang terhadap perbuatan dan tingkah laku yang telah ia lakukan baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Penanaman karakter tanggung jawab kepada siswa dilakukan agar sikap tanggung jawab tumbuh dan membuat siswa terdorong untuk melaksanakan tugas kewajibannya.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Jadi, bagaimana sih jadi siswa yang berkarakter. Yuk kita simak penjelasan di bawah ini!

    1. Rajin Beribadah

Kamu harus rajin beribadah ya, supaya Tuhan pun sayang. Jika Tuhan sayang di setiap apa yang kamu lakukan pati akan Tuhan bantu dan lindungi.

    2. Memiliki Kemauan yang Kuat

Jika ada kemauan, maka kesempatan selalu ada. Jika kamu sudah mau dan berminat, maka semuanya akan berjalan dengan lancar. mau dahulu maka akan ada hasilnya. jangan ragu-ragu atas atas apa yang sudah kamu inginkan.

    3. Memiliki Hati yang Siap untuk Dibentuk dan Diubah

Jika kamu ingin berubah, maka kamu harus melapangkan hati kamu untuk mendengar dan mengikuti apa yang gurumu ajarkan. Ikuti peraturan dan intraksi dari gurumu.

    4. Terus Berlatih

Belajar apapun jika kita tidak berlatih, maka kamu tidak akan pernah bisa. ingat ya ada pepatah "Semakin banyak berlatih maka kamu akan menjadi ahli". Lakukan setiap hari!

    5. Terapkan Manajemen Waktu yang Baik

Mengatur waktu merupakan bentuk disiplin loh. Jika kamu membuat jurnal waktu maka kamu akan teratur di setiap harinya. Ada waktu untuk bermain dan ada waktunya untuk belajar. Aturlah dengan baik!

    6. Bersikaplah Dengan Sopan dan Santun

Bersikap sopan dan santun harus kamu jaga. Kamu harus menempatkan di mana kamu haris bersikap. Itu harus kamu tanamkan di diri kamu. Menghormati guru dan orang tuamu adalah kuncinya.


            






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KISAH NABI ADAM AS

Kisah Nabi Adam menceritakan terciptanya manusia pertama yang kelak akan menghuni bumi. Nabi Adam tercipta dari tanah dan Allah memuliakan-n...