a. Bagaimana bentuk kerjasama Indonesia dengan-dengan asia Tenggara di masa globalisasi ini ... ?
JAWABAN :
1. ASIAN ( Assocoation of Southeast Asian Nations ) : Indonesia salah satu anggota pendiri ASEAN, sebuah organisasi regional yang bertujuan untuk mempromosikan kerjasama politik, ekonomi, sosial, dan keamanan di Asia Tenggara. Indonesia Aktif berpartisipasi dalam berbagai insiatif ASEAN untuk mencapai tujuan bersama dalam kawasan ini.
2. ASEAN Economic Community (AEC) : Indonesia bersama negara-negara ASEAN lainnya berusaha untuk menciptakan pasar tunggal dan basis produksi yang lebih besar di wilayah ini. AEC bertujuan untuk meningkatkan integrasi ekonomi di antara negara-negara anggota, termasuk liberalisasi perdagangan dan investasi.
3. Kerja Bilateral : Selain kerjasama di tingkat regional melalui ASEAN, Indonesia juga menjalankan kerjasama bilateral dengan negara-negara tetangganya, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand, dan lainnya, dalam berbagai bidang seperti perdagangan, investasi, dan diplomasi.
4. Kerja Sama Keamanan : Di tengah isu-isu keamanan regional, seperti konflik dan Laut China selatan, Indonesia berpartisipasi dalam upaya diplomasi untuk menjaga stabilitas. Kerja Sama Keamanan dengan negara-negara tetangga dan mitra regional juga penting untuk mengatasi ancaman bersama seperti terorisme dan kejahatan lintas batas.
5. Kerja Sama Sosial dan Kultural : Indonesia juga berusaha mempererat hubungan sosial dan budaya dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Ini dapat mencakup pertukaran budaya, pendidikan, dan kegiatan sosial lainnya untuk memperkuat ikatan antara masyarakat di kawasan ini.
b. Bagaimana Peran Indonesia dalam kerjasama tersebut ?
JAWABAN :
1. Pemimpin Regoinal : Indonesia sering dianggap sebagai pemimpin de facto di antara negara-negara ASEAN karena ukuran geografis, ekonomi, dan populasi yang besar. Negara ini memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan stabilitas, koordinasi, dan kerja sama di kawasan ini.
2. Mediator dan Penengah : Indonesia telah bertindak sebagai mediator dalam berbagai konflik regional, termasuk konflik di Kamboja pada tahun 1980-an dan lebih baru, upaya penyelesaian konflik di Aceh. Kemampuan Indonesia untuk menjalankan peran mediator memainkan peran penting dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Asia Tenggara.
3. Diplomasi Ekonomi : Sebagai salah satu ekonomi terbesar di kawasan ASEAN, Indonesia memiliki peran penting dalam mempromosikan integrasi ekonomi di Asia Tenggara. Negara ini berkomitmen untuk mendukung ASEAN Economic Community ( ACE) dan berupaya untuk memfasilitasi perdagangan an investasi di kawasan ini.
4. Pengelolaan Sumber Daya Alam : Indonesia memiliki sumber daya alam yan melimpah termasuk minyak, gas, batu bara, dan sumber daya alam lainnya. Oleh karena itu, negara ini berperan penting dalam kerjasama regional dalam pengelolaan sumber daya alam termasuk upaya untuk memastikan ekspliotasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
5. Peran Dalam Keamanan Regional : Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam upaya keamanan regional, termasuk melalui kerja sama dengan negara-negara tetangga untuk mengatasi ancaman bersama seperti terorisme, perdagangan narkoba, dan kejahatan lintas batas.
6. Dukungan Untuk Kepentingan global : Indonesia juga berperan dalam forum dan organisasi internaional, seperti PBB, untuk mengadvokasi kepentingan ASEAN dan Asia Tenggara secara lebih luas dalam masalah-masalah global, seperti perubahan iklim, perdagangan internasional, dan pemeliharaan perdamaian.
7. Kerjasama Sosial dan Kultural : Indonesia juga aktif dalam mempromosikan pertukaran budaya, pendidikan, dan kerja sama sosial dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Hal ini membantu memperkuat ikatan antara masyarakat di kawasan ini.
c. Bagaimana peran angklung dalam acara Indonesia kedatangan Hillari Klinten ?
JAWABAN :
1. Petunjuk Seni dan Budaya : Angklung sering di gunakan dalam pertunjukan seni budaya Indonesia. Ini bisa menjadi bagian dari tari tradisional, petunjuk musik, atau pagelaran seni lainnya. Dalam konteks ini, angklung sering di gunakan untuk menciptakan atmosfer yang khas dan meriah dalam acara-acara ini, dan juga membantu mempertahankan dan mempromosikan warisan budaya Indonesia.
2. Upacara Adat : Angklung dapat digunakan dalam upacara adat dan keagamaan di Indonesia. Ini bisa menjadi bagian dari perayan pernikahan, upacara kematian, atau upacara keagamaan lainnya. Dalam konteks ini, Angklung sering di gunakan untuk menciptakan nuansa sakral atau perayaan.
3. Pendidikan : Angklung juga memiliki peran peting dalam pendidikan Indonesia. Banyak sekolah dan lembaga pendidikan menggunakan angklung dalam kurikulum musik mereka untuk mengenalkan siswa pada instrumen musik tradisioanal dan mempromosikan pemahaman tentang warisan budaya Indonesia.
4. Acara Pariwisata : Dalam industri pariwisata, angklung sering digunakan dalam pertunjukan budaya yang ditujukan untuk wisatawan asing. Ini membantu memperkenalkan budaya Indonesia kepada pengunjung dan menciptakan pengalaman budaya yang autentik.
5. Peringatan dan Festival : Angklung sering di gunakan dalam festival budaya da peringatan penting di Indonesia. Contohnya adalah Festival Angklung yang diadakan di berbagai kota di Indonesia. Instrumen ini juga sering digunakan dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia dan acar nasional lainnya.
6. Pertunjukan Seni sekolah dan Universitas : banyak sekolah, perguruan tinggi, dan universitas di Indonesia memiliki grup angklung mereka sendiri. Mereka tampil dalam berbagai acar sekolah, termasuk konser musik dan pameran seni.
7. Promosi Budaya Indonesia di Dunia Internasional : Angklung telah menjadi alat promosi budaya Indonesia di dunia Internasional. Kelompok angklung sering tampil di berbagai acar internasional dan festival budaya untuk memperkenalkan musik dan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.
98
BalasHapus